--- oOo ---
Kepada Yth.
Seluruh warga RT 02 RW 08 Asri Pratama
di tempat.
Hal : Halal bi halal dan rapat warga
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.
Seluruh warga RT 02 RW 08 Asri Pratama
di tempat.
Hal : Halal bi halal dan rapat warga
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.
Teriring do’a semoga Bapak senantiasa dalam keadaan sehat wal afiat, bersama ini kami mengundang kehadiran Bapak dalam acara halal bi halal sekaligus rapat warga yang akan dilaksanakan pada :
Hari/tanggal : Sabtu, 10 Oktober 2009
Waktu : Pukul 19.30 WIB
Tempat : Lapangan Fasos RT 02
Mohon kiranya Bapak dapat meluangkan waktu untuk menghadiri acara tersebut dan atas kehadirannya kami ucapkan banyak terima kasih.
Wassalamu’alaikum, Wr. Wb.
Sukadami, 06 Oktober 2009
Ketua RT 02 RW 08
Bambang Suprastiyo
>>>

3 comments:
pak erte kenapa kita harus mikir ....sebenernya mengenai uang keaman dipakai untuk fasos dan menombok pembayaran sampah itu hal yang salah,kalo kata gusdur kaya gitu aja ko perlu dipikirkan repot amet....benar adanya kalo warga menayakan uang lima rbnya itu yg bunyinya utk bayar keamanan tp tdk ada keamanannya.....kalo memang biaya sampah harus naik tolong dinaikan berapa jumlahnya...tapi dengan catatan bukan untuk nalangin warga yg tidak bayar iuran sampah...kalo memang biaya fasos harus naik bilang berapa jumlahnya dan kebutuhannya utk apa aja dan tolong di inventarisir aset yg dimiliki RT 02 apa saja dan kalo memang perlu ada perbaikan biayanya di jabarkan...dan mengenai warga yg tidak bayar iuran mohon du tegur itukan memang fungsinya ada RT untuk memediasai seluruh aktivitas warga...bila perlu cerpen yg tidak penting itu ganti dengan daftar warga yang tidak bayar iuran bulanan....biar dia bisa baca kalo bisa sekalian sebut berapa bulan dia belum bayar dan berapa jumlahnya....dan kalo tidak salah dari 80 Kk hanya 70 KK yg bayar...sisa nya 10 KK yg tidak bayar....jangan2 yg 10 itu pengurusnya yg tidak bayar....hayo bgmn nih pak RT....tolong di flash saja warga yg tidak bayar iuran siapa saja....atau sebutkan semuanya warga RT 02 yg bayar dan yg tidak bayar iuran di tulis di kertas selebaran RT itu kan jadi ketauan tuh siapa yg tidak bayar ...bener warganya...atau pengurusnih....
Note : biaya keamanan ya tetep buat byr kemanan bukan buat hal yg lain yg tidak jelas rinciannnya
Contoh
Pak erte kasih uang seratus rb ke ane utk bayar utang ke bejo,...eh karena ane butuh tuh uang buat beli beras bulanan ane pake buat beli beras....ape si bejo ngga nagih ke pak erte ....terus pak erte kasih lagi ke kite 100rb bulan depannya...utk buat nutupin utang ke bejo...eh ane pake lg buat beli beras bulan an ..begitu terus ape ngga sewot tuh pak erte pasti besok 2 pk erte kan ga mungkin mau bayar utang ke bejo lewat ane lg ....bener ga te...bgt jg kita tiap bulan biaya kemanan ditagih 5000 tp kemanan ngga jelas ....uang nye kepake ngga jelas tanpa rincian yg kongkrit.....oiye pk erte kite warga yg taat bayar iuran nih .....jadi pk erte besok2 ga usah mikir lg kasian ane takut kena kangker otak....simple toh ...iya toh...gitu aja repot
bgmn pak erte ko pendapat saya tidak di tanggapi....kata pk erte bisa terimaa masukan dari warganya ....tolong di respon donk......mengenai uang keamanan yg di alokasikan utk yg lain ......seharusnya uang keamanan teteaplah untuk byr keamanan mengenai masalah pembayaran sampah yg selalu nombok krn knp...kalo memang naik ya monggo naik asal jangan nomboki warga atau pengurus yg tidak bayar iuran kalo memang murni krn dananya tdk cukup silakan pk erte naiki...mengenai fasos kalo tdk urgent tdk perlu taiki ...atau kalo memang urgent di tarik secara dadakan juga tidak masalah ,......toh jelas pemakaiannya ...jgn krn ingin menutupi mengenai dana keamanan akhirnya sampah dan fasos menjadi alasan...tank harap pk erte mikir ..jgn warga yg nyuruh mikir....kita mah tinggal ikuti kebijakan dari hasil rapat doank.....
Dear warga,
Sebelumnya pengurus mengucapkan terima kasih atas masukannya.
Menanggapi masukan saudara, kami sampaikan beberapa hal sbb :
1. Kenapa kita harus mikir? tentu, karena dari pikiran2 warga lah pengurus dapat menerjemahkan apa yang menjadi keinginan warga. Karena kalau hanya pengurus saja yang mikir, tentu akan sangat terbatas dan belum tentu sesuai dengan keinginan warga. Pengurus juga manusia biasa yang penuh keterbatasan.
2. Mengenai nombokin uang sampah, perlu kami informasikan bahwa besaran uang sampah sudah ditentukan dari pengurus sebelumnya. Pengurus baru sedang melakukan negosiasi agar pembayaran sampah sesuai dengan jumlah iuran warga yang masuk, jadi tidak ada istilah nombok lagi dan alokasi dana bisa dilakukan sesuai peruntukannya.
3. Tenaga keamanan (linmas) akan direalisai paling lambat Januari 2010.
4. Pada dasarnya, alokasi dari iuran warga 15.000 adalah bersifat budgeting, realisasinya akan sangat tergantung dengan prioritas dan program kerja oengurus. Intinya uang yang masuk ke kas RT adalah milik kita bersama, dapat digunakan untuk pos apa saja asalkan sesuai dengan prosedur dan kesepakatan bersama.
5. Mengenai pencantuman warga yang tidak membayar iuran sebenarnya sudah diusulkan oleh beberapa warga yang lain. Pengurus mempunyai beberapa tahapan untuk hal tersebut, pertama dengan cara paling halus (sindiran, guyonan, dsb.), kedua dengan cara persuasif, kita datangi dan kita ajak bicara, kita tanya alasan kenapa tidak membayar iuran, ketiga dengan tindakan dan peringatan, misal : tidak diambil sampah, tidak dilayani surat pengantar, dicabut haknya sebagai warga. Pencantuman di buletin adalah hal terakhir yang akan kita lakukan dan atas pertimbangan yang masak, karena akan berdampak luas dan mungkin timbul gejolak. Alasan yang disampaikan warga ybs kenapa tidak membayar iuran pun menjadi pertimbangan. Coba anda bayangkan, pada saat tertentu karena suatu hal anda tidak bisa membayar iuran dan nama anda dicantumkan dalam buletin dan diketahui oleh seluruh warga, kira2 bagaimana?
6. Anda tidak perlu khawatir kalau pengurus tidak membayar iuran, pengurus juga membayar iuran seperti warga yang lain. Silahkan cek ke humas atau bendahara.
7. Ingat, partisipasi warga tidak hanya berupa iuran. Uang semata tidak menyelesaikan masalah, bahkan bisa menjadi sumber masalah. Jangan pernah ada dalam pemikiran kita bahwa dengan membaya Rp 15.000 segala persoalan akan beres. Yang paling ideal adalah partisipasi berupa uang, pemikiran (ide), tenaga(karya nyata) serta ditambah dengan kearifan.
8. Kami lihat anda sangat inspiratif, pengurus bangga mempunyai warga seperti anda. Pada kesempatan ini kami mengundang saudara untuk meluangkan waktu untuk bisa berdiskusi, tukar pikiran dengan kami secara langsung, karena media tulisan sangat terbatas. Pada prinsipnya kita sepakat bahwa adanya RT RW adalah untuk kemaslahatan bersama, adanya perbedaan dan silang pendapat lebih bersifat teknis dan bisa dimusyawarahkan.
Demikian tanggapan kami, mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan. Apabila ada hal lain yang perlu disampaikan, jangan segan2 sampaikan langsung kepada kami, terima kasih.
Salam,
Pengurus Asri28
Post a Comment